Perubahan UUD 1945 yang dilakukan oleh MPR yang dilaksanakan empat kali yaitu:
- Perubahan pertama yang ditetapkan dalam Sidang Umum MPR 1999 mencakup sembilan pasal. Dalam sidang yang ditutup pada 19 Oktober 1999 MPR menetapkan sebagai berikut: Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Setelah mempelajari, menelaah, dan mempertimbangkan dengan saksama dan sungguhsungguh hal-hal yang bersifat mendasar yang dihadapi oleh rakyat, bangsa dan negara, serta dengan kewenangannya berdasarkan pasal 37 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia mengubah pasal 5 ayat (1), Pasal 7, Pasal 9, Pasal 13 ayat (2), Pasal 14, pasal 15, pasal 17 ayat (2) dan (3), Pasal 20, dan pasal 21.
- Perubahan kedua dilaksanakan dalam Sidang Tahunan MPR 2000 menyangkut tujuh bab mendasar. Dalam sidang yang ditutup pada tanggal 18 Agustus 2000 MPR menetapkan sebagai berikut: Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Setelah mempelajari, menelaah, dan mempertimbangkan dengan saksama dan sungguhsungguh hal-hal yang bersifat mendasar yang dihadapi oleh rakyat, bangsa dan negara, serta dengan kewenangannya berdasarkan pasal 37 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia mengubah dan/atau menambah Pasal 18, Pasal 18 A,Pasal 18B. Pasal 19, Pasal 20 Ayat (5), Pasal 20A, Pasal 22A, Pasal 22B, Bab. IXA, Pasal 25E, Bab X, Pasal 26 Ayat (2) dan Ayat (3), Pasal 27 Ayat (3), Bab XA, Pasal 28 A, Pasal 28B, Pasal 28 C, Pasal 28D, Pasal 28 E, Pasal 28F, Pasal 28G, Pasal 28 H,Pasal 28 I, Pasal 28 J, Bab XII, === == Pasal 30, Bab XV, Pasal 36A, Pasal 36B, dan Pasal 36C
- Perubahan ketiga dalam Sidang Tahunan 2001 yang mencakup 11 pasal dan dua bab menyangkut hal-hal yang sangat strategis, seperti pemilihan presiden, pembentukan Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, Dewan Perwakilan Daerah, dan Pemilihan Umum. Dalam sidangnya yang ditutup pada tanggal 9 November 2001 MPR menetapkan sebagai berikut:
Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Setelah mempelajari, menelaah, dan mempertimbangkan dengan saksama dan sungguhsungguh hal-hal yang bersifat mendasar yang dihadapi oleh rakyat, bangsa dan negara , serta dengan kewenangannya berdasarkan pasal 37 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia mengubah dan/atau menambah Pasal 1 Ayat (2) dan (3), Pasal 3 Ayat (1), (3), dan (4), Pasal 6 Ayat (1) dan (2); Pasal 6A Ayat (1), (2), (3), dan (5); pasal 7A;Pasal 7B Ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), dan (7); Pasal 7C, pasal 8 Ayat (1) dan (2) ; Pasal 11 Ayat (2) dan (3);Pasal 17 Ayat (4); bab. VIIA, Pasal 22C ayat 1,(2), (3), dan (4); Pasal 22D Ayat (1), (2), (3), dan (4); Bab. VIIIB, Pasal 22E Ayat (1),(2),(3),(4). (5) dan (6); pasal 23 Ayat (1), (2), dan (3); pasal 23A; Pasal 23C, Bab.VIIIA, Pasal 23E Ayat (1), (2) dan (3); Pasal 23F Ayat (1) dan (2); Pasal 23 G Ayat (1) dan (2); Pasal 24 Ayat (1) dan (2); Pasal 24A Ayat (1), (2), (3), (4), dan (5), Pasal 24B Ayat (1), (2), (3), dan (4), Pasal 24C Ayat (1), (2),(3), (4), (5), dan (6)
- Perubahan keempat dalam Sidang Tahunan MPR 2002 yang menyangkut 12 pasal, tiga pasal Aturan Peralihan dan dua pasal Aturan Tambahan serta dihapuskannya lembaga DPA. Dalam sidang yang ditutup pada tanggal 10 Agustus 2002 MPR menyatakan sebagai berikut:
Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Setelah mempelajari, menelaah, dan mempertimbangkan dengan saksama dan sungguhsungguh hal-hal yang bersifat mendasar yang dihadapi oleh rakyat, bangsa dan negara , serta dengan kewenangannya berdasarkan pasal 37 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia menetapkan:
(a) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagaimana telah diubah dengan perubahan pertama, kedua, ketiga, dan perubahan keempat ini adalah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dan diberlakukan secara aklamasi dengan Dekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959 serta dikukuhkan secara aklamasi pada tanggal 22 Juli 1959 oleh Dewan Perwakilan Rakyat;
(b) Penambahan bagian akhir pada Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dengan kalimat, “Perubahan tersebut diputuskan dalam Rapat Paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ke-9 tanggal 8 Agustus 2000 Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dan mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,
(c) Pengubahan penomoran Pasal 3 ayat (3) dan ayat (4) Perubahan Ketiga Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjadi Pasal 3 ayat (2) dan Ayat (3); Pasal 25 E Perubahan Kedua Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjadi Pasal 25A;
(d) Penghapusan judul Bab IV tentang Dewan Pertimbangan Agung dan pengubahan substansi Pasal 16 serta penempatannya ke dalam Bab III tentang Kekuasaan Pemerintahan Negara.
(e) Pengubahan dan/atau penambahan Pasal 2 ayat (1); Pasal 6A ayat (4); Pasal 8 ayat (3); Pasal 11 ayat (1); Pasal 16; pasal 23 D; Pasal 24 ayat (3); Bab. XIII; Pasal 31 ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4) dan ayat (5); Pasal 32 ayat (1) dan ayat (2); Bab XIV, Pasal 33 ayat (4) dan ayat (5); Pasal 34 ayat (1), ayat (2), ayat (3) dan ayat (4); Pasal 37 ayat (1), ayat(2), ayat (3), ayat (4), dan ayat (5); Aturan Peralihan Pasal I,II, dan III; Aturan Tambahan Pasal I dan II Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.a
Perubahan UUD 1945 yang dilakukan oleh MPR yang dilaksanakan empat kali yaitu?
Related Posts:
Perubahan UUD 1945 yang dilakukan oleh MPR yang dilaksanakan empat kali yaitu?Perubahan UUD 1945 yang dilakukan oleh MPR yang dilaksanakan empat kali yaitu:- Perubahan pertama yang ditetapkan dalam Sidang Umum MPR 1999 mencakup … Read More
Jelaskan Tata urutan peraturan perundang-undangan. Menurut ketetapan MPR No. III/MPR/2000?Tata urutan peraturan perundang-undangan.Menurut ketetapan MPR No. III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Perundangundangan,yang dinamakan … Read More
Apa saja Pembagian dan sistematika hukum privat atau hukum perdata?Hukum privatPada pengertian luas, hukum privat (perdata) ialah rangkaian peraturan hukum yang mengatur hubungan hukum antara orang yang satu dengan or… Read More
Apa saja yang termasuk bagian dari Unsur konstitutif negara?1) Unsur konstitutif negaraUnsur konstitutif ialah unsur pembentuk yang mutlak ada untuk terjadinya negara, Unsur konstitutif negara mencakup wilayah … Read More
Sebutkan empat tahap-tahap perkembangan nasionalisme di Indonesia?Perkembangan nasionalisme di Indonesia melalui tahap-tahap berikut.a. Masa perintisMasa perintis adalah masa di mana semangat kebangsaan melalui pembe… Read More
Materi Lama
- Bukti Dukung Pengelolaan Penilaian E Kinerja pada PMM
- Menyingkirkan Rasa Rendah Diri di Hadapan Bangsa Asing: Meningkatkan Rasa Percaya Diri di Panggung Dunia
- LINK DOWNLOAD KUMPULAN MATERI REFERENSI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA
- Pentingnya Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan (PPKn) Bagi Generasi Muda Indonesia
- Mengubah Pola Pikir Bangsa: Revolusi Mental Menuju Indonesia yang Bersih
- Kumpulan Kisi-kisi, Materi, Soal Tes Seleksi Kompetensi CPNS PPPK 2021-2022
- Buku paket PKn kelas XI
- CP ATP PROMES PROTA KKTP & ALOKASI WAKTU KELAS 7 SMP 2024/2025
- Soal PTS PKn Kelas 11 Semester 1 Tahun 2021
- Perangkat Pembelajaran SMP Kelas 7 Dan 8 Kurikulum Merdeka 2024
- NILAI DAN SEMANGAT SUMPAH PEMUDA TAHUN 1928 DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA
- CP ATP PROMES PROTA KKTP & ALOKASI WAKTU KELAS 8 SMP 2024/2025
- PERANGKAT AJAR PPKn SMP BISA LANGSUNG EDIT
- LINK MODUL AJAR FASE D 2024 SESUAI CP TERBARU
- Prajurit Digital: Netizen Indonesia Membela Kedaulatan Nasional
- Mengoptimalkan Pembelajaran PPKn dengan Kecerdasan Buatan: Mengungkap Potensi Baru dalam Dunia Pendidikan
- Download Kumpulan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Untuk Semua Jenjang 2024
- Kaya Akan Nuansa: Mengenal Lagu Wajib Nasional dan Lagu Daerah lewat Kombinasi Birama yang Menarik
- Soal PTS PKN Kelas 7 Semester 1 Tahun 2021
- Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Untuk Peringatan HUT RI 17 Agustus 1945
- Modul Ajar Kurikulum Merdeka SMP Terbaru 2024
- Game Memori PPKn: Carilah Pasangan Gambar/ Foto Pahlawan Indonesia Yang Tepat!
- Jangan Katakan Bahasa Indonesia Sama dengan Bahasa Melayu Meskipun Bahasa Indonesia Asalnya dari Bahasa Melayu
- Olahraga sebagai Sarana Memperkuat Rasa Kebangsaan: Mengangkat Bendera Merah Putih dengan Bangga
- Modul Ajar Pendidikan Pancasila Edisi Terbaru Juli 2024
- Soal dan Kunci Jawaban PAT/UKK PPKn SMP Kelas 8 Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2021/2022
- Latihan Soal PTS PKN Kelas 9 Semester 1 Tahun 2021/2022
- MODUL PEMBELAJARAN PJJ SMP MTS SEMESTER GANJIL DAN GENAP TAHUN 2020/2021
- Ejekan Terbantahkan: Membongkar Narasi tentang IQ Bangsa Indonesia dan Tantangan Menuju Kemajuan
- Soal PTS Ganjil 2021 PKN Kelas 12 Kurikulum 2013
- Mengapa Pendidikan Kewarganegaraan Penting Bagi Anak-Anak
- Peringatan HUT RI 17 Agustus 2023: Meningkatkan Kesadaran Sejarah dan Nasionalisme
- Timeline Perjalanan Sejarah Indonesia: Dari Kedatangan Bangsa Eropa hingga Kembalinya Irian (Papua Barat) ke Pangkuan Tanah Air
- LAMPIRAN BERKAS PENILAIAN KINERJA PADA PMM
- Mengungkap Asal Usul Kata "Nusantara": Jejak Sejarah di Balik Nama Kepulauan Indonesia
- CP ATP PROMES PROTA KKTP & ALOKASI WAKTU KELAS 9 SMP 2024/2025
- Bhinneka Tunggal Ika: Menghargai Keberagaman dalam Persatuan dalam Konteks Indonesia
- MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA FASE D
- Nusantara: Bhinneka Tunggal Ika dan Kekayaan Keberagaman Indonesia
- Lirik dan Chord Lagu Wajib Nasional Hari Merdeka Ciptaan Husein Mutahar
- Mengatasi Inferiority Complex: Mengapa Kita Tak Perlu Merasa Lebih Rendah dari Siapapun
- Inspirasi Nasionalisme dari Prabuguru Darmasiksa dan Pesannya dalam Naskah Amanat Galunggung
- Perundingan Bersejarah: Menggambarkan Perjuangan Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan
- Patriotisme di Era Baru: Visi dan Harapan untuk Indonesia
- Pentingnya Norma Kesopanan dalam Mencapai Kesuksesan
- Mengenal Bahasa Indonesia: Jejak Sejarah dan Makna dalam Kehidupan Kita
- Materi PKN SMA: Faktor Pendorong dan Penghambat Persatuan Kesatuan Bangsa Indonesia
- Kemerdekaan Indonesia Bukan Dibeli, Melainkan Diperjuangkan dengan Darah dan Keringat - Sebuah Counter Narasi
- Skrip Dialog Drama Imajiner tentang Pembahasan Sumpah Pemuda di Kongres Pemuda Ke-2 Tahun 1928
- Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) PKN SMA Kelas 10 11 12 K13
Postingan Populer
-
Sistem Pemerintahan Indonesia Saat Ini 2004-2014. Setelah MPR mengesahkan amandemen ketiga dan keempat UUD 1945, sistem pemerintahan Indone...
-
Soal UTS PKN Kelas 4 SD Semester 1 beserta kunci jawaban - Pada kesempatan ini saya akan menyajikan soal UTS Kelas 4 SD Semester 1 tentang...
-
Perkembangan Kurikulum di Indonesia - Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta ...
-
Kebutuhan Peserta Didik selalu dilakukan oleh setiap guru dengan cara apapun semuanya dilakukan untuk kebaikan siswa, namun juga kita sebaga...
-
Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Awal Kemerdekaan, Masa Orde Baru Dan Jaman Reformasi Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan...
-
pkn4all.blogspot.com _ Dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia terdapat dua cara yang dapat menghubungkan antara pemerintah pusat da...
-
Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenja...
-
Gagasan tentang dasar negara tersebut disampaikan oleh Mr. Mohammad Yamin, Ir Soekarno dan Dr. Soepomo. Sidangnya yang pertama, dilaksanakan...
-
B angsa Indonesia dikenal sebagai bangsa majemuk, ditandai dengan banyaknya etnis, suku, agama, budaya, dan kebiasaan di dalamnya. Di sisi l...
-
pkn4all.blogspot.com _ Kali ini admin akan bagikan kepada kalian rangkuman materi Ancaman Terhadap Negara dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ik...
0 comments:
Posting Komentar