Dukung Kami PKN4ALL Dengan Donasi di https://saweria.co/jokosan | Scan Barcode Di Samping | Kami PKN4ALL Besar Karena Dukungan Anda Semua. Terima Kasih!

Organisasi Internasional : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis

A. PENGERTIAN ORGANISASI INTERNASIONAL
Pengertian organisasi internasional dapat dijelaskan melalui pemisahan katanya. Organisasi internasional tersusun atas 2 kata yaitu organisasi dan internasional. Organisasi dapat diartikan sebagai suatu kumpulan individu yang memiliki tujuan yang sama. Umumnya organisasi dipimpin oleh seorang pemimpin yang disebut ketua organisasi.

Pembahasan berikutnya ialah mengenai internasional. Internasional adalah sesuatu yang berkaitan dengan lebih dari satu Negara.  Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) kata internasional dapat diartikan berupa hal yang menyangkut bangsa atau negeri di seluruh dunia atau antar bangsa. Biasa internasional juga berkaitan dengan hubungan antara beberapa negara.

Berdasarkan penjelasan diatas maka organisasi internasional dapat di jelaskan sebagai suatu bentuk perkumpulan ataau gabungan dari beberapa negara yang memiliki tujuan yang sama. Secara sederhana pengertian organisasi internasional merupakan organisasi yang berada dalam tingkat internasional. Karena dalam tingkat internasional, berarti organisasi ini melibatkan beberapa negara.
Pengertian Organisasi Internasional, Fungsi Organisasi Internasional, Tujuan Organisasi Internasional, Jenis Organisasi Internasional
ORGANISASI INTERNASIONAL
Secara terminologi definisi organisasi internasional dijelaskan oleh beberapa ahli. Menurut para ahli organisasi internasional dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Boer Mauna
Menurut Boer Mauna, Organisasi Internasional dapat dijelaskaan sebagai perhimpinan atau kumpulan dari negara-negara yang telah merdeka dan berdaulat dengan tujuan untuk mencapai keuntungan bersama. Tujuan tersebut dicapai melalui organ-organ yang terdapat dalam perhimpunan tersebut.

2. N.A. Maryam Green
N.A Maryam Green mengemukakan bahwa organisasi internasional merupakan organisasi yang terbentuk berdasarkan perjanjian yang telah disetujui oleh tiga negara atau lebih yang menjadi peserta dalam organisasi tersebut.

B. TUJUAN DIBENTUKNYA ORGANISASI INTERNASIONAL
Organisasi internasional ddibentuk untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan dibentuknya organisasi internasional terbagi menjadi dua, yaitu tujuan umum organisasi internasional dan tujuan khusus organisasi internasional. Tujuan-tujuan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Tujuan umum organisasi internasional
Tujuan umum organisasi internasional merupakan suatu tujuan yang ingin dicapai oleh setiap organsisasi internasional secara umum. Adapun tujuan umum dibentuknya organisasi internasional adalah sebagai berikut:
  • Organisasi internasional bertujuan untuk mewujudkan perdamaian dunia.
  • Setelah terwujudnya keamanan dunia, tujuan organisasi internasional yang selanjutnya adalah memelihara dan mempertahankan perdamaian tersebut
  • Tujuan organisasi internasional yang lain adalah untuk mencapai keamanan internasional.
  • Organisasi internasional juga bertujuan untuk mengatur dan mengikat kesejateraan dunia.

2. Tujuan khusus dibentuknya Organisasi internasional
Organisasi internasional selain memiliki tujuan umum, ternyata juga memiliki tujuan khusus. Tujuan khusus dibentuknya organisasi internasional berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai dalam organisasi internasional tertentu. Tujuan ini berhubungan dengan organisasi internasional yang dijadikan sebagai tempat atau alat agar tujuan bersama dalam organisasi dapat dicapai. Tujuan khusus ini dapat ditentukan oleh negara-negara yang mengikuti organisasi tersebut. Umumnya tujuan khusus organisasi internasional ini berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Namun tetap saja didalamnya terdapat kemiripan.

C. TUGAS POKOK DAN FUNGSI ORGANISASI INTERNASIONAL
Organisasi internasional memiliki tugas pokok dan fungsi tersendiri. Tugas dan fungsi organisasi internasional adalah sebagai berikut:

1. Tugas pokok organisasi internasional
Tugas pokok organisasi internasional adalah sebagai berikut:
  • Organisasi internasional berperan sebagai instrumen atau alat untuk mencapai tujuan tertentu yang didasarkan pada politik luar negeri. Serta sebagai alat untuk mencapai peningkatan ekonomi internasional.
  • Organisasi internasional berperan sebagai Arena. Artinya organisasi internasional harus bisa menyediakan kebutuhan yang diperlukan untuk pertemuan para anggotanya. Tujuan pertemuan ini adalah untuk berdiskusi dan memusyawarahkan suatu masalah.
  • Organisasi internasional bertugas atau berperan sebagai aktor independen yang dapat membuat keputusan sendiri tanpa dipengaruhi pihak luar. Namun demikian, keputusan organisasi internasional dapat dipengaruhi dan mempengaruhi beberapa kejadian yang terjadi di dunia.

2. Fungsi Organisasi Internasional
Tugas yang dijalankan organisasi internasional ditujukan untuk memenuhi fungsinya. Fungsi organisasi internasional adalah sebagai berikut:
  • Menyediakan berbagai haal yang dibutuh untuk membangun kerjasama antar negara dengan tujuan yang saling menguntungkan.
  • Menyediakan berbagai saluran komunikasi agar dapat memunculkan sebuah penyelesaian masalah jika suatu ketika terjadi permasalahan.

D. PROSES PEMBENTUKAN ORGANISASI INTERNASIONAL
Dalam pembentukkannya organisasi internasional sebenarnya memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Antara organisasi yang satu dengan yang lainnya terbentuk dengan proses yang tidak sama. Sebagian organisasi terbentuk karena adanya konflik yang terjadi dalam suatu daerah regional. Kemudian muncul ide melerai konflik tersebut. Salah satu penyelesaian konflik dilakukan dengan cara mengumpulkan perwakilan negara yang bersangkutan untuk bermusyawarah bagaimana cara menangani masalah tersebut. Mussyawarah antar negara ini dilakukan secara bertahap hingga muncul kesepakatan atau perjanjian. Umumnya dengan adanya beberapa perjanjian dan aturan tertentu, Organisasi internasional telah terbentuk dan memiliki nama. Salah contoh organisasi internasional yang terbentuk karena adanya konflik beberapa negara yaitu ASEAN. Mukin beberapa organisasi internasional lain tidak terbentuk karena latar belakang konflik akan tetapi beberapa yang latar belakang lainnya juga ditujukan untuk mencapai perdamaian dunia.

E. KLASIFIKASI MACAM – MACAM JENIS ORGANISASI INTERNASIONAL
Organisasi internasional dapat diklasifikasikan menjadi beberapa Macam. Organisasi ini ada yang tingkat beberapa negara, tingkat benua dan tingkat dunia. Contohnya PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang merupakan organisasi yang paling dikenal didunia. Organisasi ini mencakup berbagai bidang kehidupan. Secara lebih jelas, macam-macam organisasi internasional adalah sebagai berikut:

1. UNICEF (United Nations international Childerns Emergency Fund)
UNICEF didirikan pada tanggal 11 Desember 1946. Orgasnisasi ini merupakan suatu organisasi internasional yang bergerak dalam memberikan bantuan kemanusiaan. Bantuan lain juga memperhatikan perkembangan jangka panjang terhadap anak-anak dan ibunya. Organisasi ini lebih memusatkan bantuannya terhadap negara berkembang.

2. UNESCO
UNESCO berdiri pada tahun 1945. UNESCO merupakan salah organisasi yang dibentuk oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dengan tujuan untuk mendukung perdamaian dan keamanan internasional. Hal tersebut dilakukan melalui ilmu pengetahuan, pendidikan dan budaya. Pembentukannya dilakukan untuk meningkatkan rasa saling menghormati, menghargai HAM (Hak Asasi Manusia), dan menengakkan keadilaan melalui peraturan hukum.

3. UNCHR (United Nations Comissian on Human Right)
UNCHR adalah salah satu bagian dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Organisasi ini merupakan organisasi yang termasuk sebagai komisi HAM (Hak Asasi Manusia). Semua hal yang berkaitan dengan Hak Asasi Manusia (HAM) ditangani oleh organisasi ini.

4. NATO (North Atlantic Treaty Organization)
NATO dibentuk pada tanggal 4 April 1949 di Brussel. Organisasi internasional ini terbentuk dalam kerja sama regional yang menitikberatkan kerjanya pada hal yang berkaitan dengan keamanan dan pertahanan. NATO dibentuk untuk menangani perluasan faham komunis di Eropa dan perang dunia kedua. NATO memiliki prinsip : jika ada yang menyerang salah satu dari mereka, maka berarti sama dengan menyerang semuanya. Tujuan organsasi ini adalah untuk membantu menyelesaikan masalah politik dan militer serta untuk memelihara perdamaian dunia. 

5. OPEC  (Organization of the Petroleum Exporting Countries)
OPEC didirikan di Irak pada tanggal 14 September 1960. OPEC dibentuk dengan tujuan untuk kepentingan yang berkaitan dengan minyak bumi internasional. Hal ini berkaitan dengan harga dan jumlah produkssi minyak bumi.

6. ASEAN (Asosiaation of Southeast Asian Nation)
ASEAN terbentuk pada tanggal 18 Agustus 1967 di Baangkok. ASEAN adalah salah organisasi internasional yang beranggotakaan bangsa-bangsa yang berada di Asia Tenggara. Tujuan Organisasi ini adalah untuk meningkatkan perekonomian, mengembangkan budaya, memajukan sosial, perdamaiaan dan stabilitas religional. Serta menjamin perdamaian anggotanya.

7. WHO (World Healt Organization)
WHO dibentuk pada tanggal 7 Apri 1948 di Swiss. WHO juga merupakan bagian dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang memfokuskan kerjanya pada bidang kesehatan internasional. WHO adalah koordinator dalam hal kesehatan internasional. Tujuan didirikannya WHO adalah untuk mencapai tingkat kesehatan tertinggi serta membasmi dan mencegah penyakit menular yang menyebar luas di dunia.

Secara singkat klasifikasi Organisasi internasional yaitu:
8. Berdasarkan Daerah regionalnya
  • ASEAN
  • AFTA
  • APEC
  • EU
  • EFTA

9. Beradasarkan keterbukaanya

  • PBB
10. Berdasarkan Objeknya
  • IMF
  • IBRD
  • ILO
  • IFC
  • FAO
  • Dan lain-lain

0 comments:

Posting Komentar

Materi Lama

    Dukung Kami PKN4ALL Dengan Donasi di https://saweria.co/jokosan | Scan Barcode Di Atas | Kami PKN4ALL Besar Karena Dukungan Anda Semua. Terima Kasih!

    Postingan Populer

     
    Organisasi Internasional : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis