Ayo Kita Ngaji..... Muludan
MAULID DALAM GORESAN PENA ULAMA
Di dalam Musnadnya, Imam Ahmad menyebutkan sebuah riwayat dari Ibnu Mas’ud (yang diterima melalui perawi-perwai yang terpercaya),
“Apa-apa yang dianggap haq (benar) oleh sebagian besar umat Islam, itulah yang diridhai Allah, dan apa-apa yang dianggap batil (salah) oleh sebagian besar umat Islam, ia batil (salah) disisi Allah.”
Rasulullah bersabda :
لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من والده وولده والناس أجمعين
“Tidak beriman seseorang kamu sehingga adalah saya lebih dicintai nya dari orang tua nya dan anak nya dan semua manusia”.
[HR Bukhari dan Muslim].
Ibnu Taymiyah :
فتعظيم المولد واتخاذه موسماً قد يفعله بعض الناس ويكون لهم فيه أجرعظيم لحسن قصدهم وتعظيمهم لرسول الله صلى الله عليه وسلم
“Adapun mengagungkan maulid dan menjadikannya acara rutin, itu dikerjakan oleh sebagian manusia, dan mereka mendapat pahala yang besar karena tujuan baik dan pengagungannya terhadap Rasulullah SAW”.
[Lihat kitab Majmu' Fatawa 23: 134].
Ibnu Katsir mengagungkan malam Maulid Nabi :
إن ليلة مولد النبي صلى الله عليه وسلم كانت ليلة شريفة عظيمة مباركة سعيدة على المؤمنين، طاهرة، ظاهرة الأنوار جليلة المقدار
“Sungguh malam kelahiran Nabi SAW adalah malam yang sangat mulia dan banyak berkah dan kebahagiaan bagi orang mukmin dan malam yang suci, dan malam yang terang cahaya, dan malam yang sangat agung”.
[Lihat kitab Maulid iIbnu Katsir 19]
Ibnu Katsir memuji Raja Mudhaffar Abu Sa’id Al-Kukburi :
وكان يعمل المولد الشريف في ربيع الأول ويحتفل به احتفالا هائلاوكان مع ذلك شهما شجاعا فاتكا بطلا عاقلا عالما عادلا رحمه الله وأكرم مثواه
Dan dia [Raja Mudhaffar] menyelenggarakan Maulid yang mulia di bulan Rabi’ul awwal secara besar-besaran.
Ia juga seorang raja yang cerdas, pemberani kesatria, pandai, dan adil, semoga Allah mengasihinya dan menempatkannya ditempat yang paling baik”
[Lihat Kitab Bidayah wan-Nihayah 13:136]
Pendapat Imam Al-Dzahabi Tentang Maulid Nabi
Az-Zahabi juga memuji Abu Said Al-Kukburi:
وكان متواضعًا ، خيِّرًا سنّيًا ، يحبّ الفقهاء والمحدّثين
“Dan adalah ia [Raja Mudhaffar] itu yang rendah diri, dan baik dan juga Sunni [Ahlus Sunnah Waljama'ah] dan ia mencintai Fuqaha’ [Ulama Fiqih] dan Muhadditsin [Ulama Hadits]“.
[Lihat Siyar A'lam An-Nubala' 22 : 336]
al-Imam al-Hafizh as-Suyuthi.
Beliau mengatakan dalam risalahnya Husn al-Maqshid Fi ‘Amal al-Maulid
عِنْدِيْ أَنَّ أَصْلَ عَمَلِ الْمَوِلِدِ الَّذِيْ هُوَ اجْتِمَاعُ النَّاسِ وَقِرَاءَةُ مَا تَيَسَّرَ مِنَ القُرْءَانِ وَرِوَايَةُ الأَخْبَارِ الْوَارِدَةِ فِيْ مَبْدَإِ أَمْرِ النَّبِيِّ وَمَا وَقَعَ فِيْ مَوْلِدِهِ مِنَ الآيَاتِ، ثُمَّ يُمَدُّ لَهُمْ سِمَاطٌ يَأْكُلُوْنَهُ وَيَنْصَرِفُوْنَ مِنْ غَيْرِ زِيَادَةٍ عَلَى ذلِكَ هُوَ مِنَ الْبِدَعِ الْحَسَنَةِ الَّتِيْ يُثَابُ عَلَيْهَا صَاحِبُهَا لِمَا فِيْهِ مِنْ تَعْظِيْمِ قَدْرِ النَّبِيِّ وَإِظْهَارِ الْفَرَحِ وَالاسْتِبْشَارِ بِمَوْلِدِهِ الشَّرِيْفِ. وَأَوَّلُ مَنْ أَحْدَثَ ذلِكَ صَاحِبُ إِرْبِل الْمَلِكُ الْمُظَفَّرُ أَبُوْ سَعِيْدٍ كَوْكَبْرِيْ بْنُ زَيْنِ الدِّيْنِ ابْنِ بُكْتُكِيْن أَحَدُ الْمُلُوْكِ الأَمْجَادِ وَالْكُبَرَاءِ وَالأَجْوَادِ، وَكَانَ لَهُ آثاَرٌ حَسَنَةٌ وَهُوَ الَّذِيْ عَمَّرَ الْجَامِعَ الْمُظَفَّرِيَّبِسَفْحِ قَاسِيُوْنَ
Menurutku : pada dasarnya peringatan maulid, berupa kumpulan orang-orang, berisi bacaan beberapa ayat al-Qur’an, meriwayatkan hadits-hadits tentang permulaan sejarah Rasulullah dan tanda-tanda yang mengiringi kelahirannya, kemudian disajikan hidangan lalu dimakan oleh orang-orang tersebut dan kemudian mereka bubar setelahnya tanpa ada tambahan-tambahan lain, adalah termasuk bid’ah hasanah yang pelakunya akan memperoleh pahala.
Karena perkara semacam itu merupakan perbuatan mengagungkan terhadap kedudukan Rasulullah dan merupakan penampakan akan rasa gembira dan suka cita dengan kelahirannya yang mulia.
Orang yang pertama kali merintis peringatan maulid ini adalah penguasa Irbil, Raja al-Muzhaffar Abu Sa'id Kaukabri Ibn Zainuddin Ibn Buktukin, salah seorang raja yang mulia, agung dan dermawan.
Beliau memiliki peninggalan dan jasa-jasa yang baik, dan dialah yang membangun al-Jami’ al-Muzhaffari di lereng gunung Qasiyun”.
Syaikh al-Islam Khatimah al-Huffazh Amir al-Mu’minin Fi al-Hadits al-Imam Ahmad Ibn Hajar al-‘Asqalani.
Beliau menuliskan menuliskan sebagai berikut
أَصْلُ عَمَلِ الْمَوْلِدِ بِدْعَةٌ لَمْ تُنْقَلْ عَنِ السَّلَفِ الصَّالِحِ مِنَ الْقُُرُوْنِ الثَّلاَثَةِ، وَلكِنَّهَا مَعَ ذلِكَ قَدْ اشْتَمَلَتْ عَلَى مَحَاسِنَ وَضِدِّهَا، فَمَنْ تَحَرَّى فِيْ عَمَلِهَا الْمَحَاسِنَ وَتَجَنَّبَ ضِدَّهَا كَانَتْ بِدْعَةً حَسَنَةً" وَقَالَ: "وَقَدْ ظَهَرَ لِيْ تَخْرِيْجُهَا عَلَى أَصْلٍ ثَابِت
Asal peringatan maulid adalah bid’ah yang belum pernah dinukil dari kaum Salaf saleh yang hidup pada tiga abad pertama, tetapi demikian peringatan maulid mengandung kebaikan dan lawannya, jadi barangsiapa dalam peringatan maulid berusaha melakukan hal-hal yang baik saja dan menjauhi lawannya (hal-hal yang buruk), maka itu adalah bid’ah hasanah”.
Al-Hafizh Ibn Hajar juga mengatakan:
“Dan telah nyata bagiku dasar pengambilan peringatan Maulid di atas dalil yang tsabit (Shahih)”.
al-Imam al-Hafizh as-Sakhawi seperti disebutkan dalam al-Ajwibah al-Mardliyyah, sebagai berikut
لَمْ يُنْقَلْ عَنْ أَحَدٍ مِنَ السَّلَفِ الصَّالِحِ فِيْ الْقُرُوْنِ الثَّلاَثَةِ الْفَاضِلَةِ، وَإِنَّمَا حَدَثَ بَعْدُ،ثُمَّ مَا زَالَ أَهْـلُ الإِسْلاَمِ فِيْسَائِرِ الأَقْطَارِ وَالْمُـدُنِ الْعِظَامِ يَحْتَفِلُوْنَ فِيْ شَهْرِ مَوْلِدِهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّفَ وَكَرَّمَ- يَعْمَلُوْنَ الْوَلاَئِمَ الْبَدِيْعَةَ الْمُشْتَمِلَةَ عَلَى الأُمُوْرِ البَهِجَةِ الرَّفِيْعَةِ، وَيَتَصَدَّقُوْنَ فِيْ لَيَالِيْهِ بِأَنْوَاعِ الصَّدَقَاتِ، وَيُظْهِرُوْنَ السُّرُوْرَ، وَيَزِيْدُوْنَفِيْ الْمَبَرَّاتِ، بَلْ يَعْتَنُوْنَبِقِرَاءَةِ مَوْلِدِهِ الْكَرِيْمِ، وَتَظْهَرُ عَلَيْهِمْ مِنْ بَرَكَاتِهِ كُلُّ فَضْلٍ عَمِيْمٍ بِحَيْثُ كَانَ مِمَّا جُرِّبَ". ثُمَّ قَالَ:"قُلْتُ: كَانَ مَوْلِدُهُ الشَّرِيْفُ عَلَى الأَصَحِّ لَيْلَةَ الإِثْنَيْنِ الثَّانِيَ عَشَرَ مِنْ شَهْرِ رَبِيْع الأَوَّلِ، وَقِيْلَ: لِلَيْلَتَيْنِ خَلَتَا مِنْهُ، وَقِيْلَ: لِثَمَانٍ، وَقِيْلَ: لِعَشْرٍ وَقِيْلَ غَيْرُ ذَلِكَ، وَحِيْنَئِذٍ فَلاَ بَأْسَ بِفِعْلِ الْخَيْرِ فِيْ هذِهِ الأَيَّامِ وَاللَّيَالِيْ عَلَى حَسَبِ الاسْتِطَاعَةِ بَلْ يَحْسُنُ فِيْ أَيَّامِ الشَّهْرِ كُلِّهَا وَلَيَالِيْهِ.
Peringatan Maulid Nabi belum pernah dilakukan oleh seorang-pun dari kaum Salaf Saleh yang hidup pada tiga abad pertama yang mulia, melainkan baru ada setelah itu di kemudian.
Dan ummat Islam di semua daerah dan kota-kota besar senantiasa mengadakan peringatan Maulid Nabi pada bulan kelahiran Rasulullah.
Mereka mengadakan jamuan-jamuan makan yang luar biasa dan diisi dengan hal-hal yang menggembirakan dan baik.
Pada malam harinya, mereka mengeluarkan berbagai macam sedekah, mereka menampakkan kegembiraan dan suka cita.
Mereka melakukan kebaikan-kebaikan lebih dari biasanya.
Mereka bahkan meramaikan dengan membaca buku-buku maulid.
Dan nampaklah keberkahan Nabi dan Maulid secara merata.
Dan ini semua telah teruji”.
Kemudian as-Sakhawi berkata:
“Aku Katakan:
“Tanggal kelahiran Nabi menurut pendapat yang paling shahih adalah malam Senin, tanggal 12bulan Rabi’ul Awwal.
Menurut pendapat lain malam tanggal 2, 8, 10 dan masih ada pendapat-pendapat lain.
Oleh karenanya tidak mengapa melakukan kebaikan kapanpun pada hari-hari dan malam-malam ini sesuai dengan kesiapan yang ada, bahkan baik jika dilakukan pada hari-hari dan malam-malam bulan Rabi'ul Awwal seluruhnya”
Jika kita membaca fatwa-fatwa para ulama terkemuka ini dan merenungkannya dengan hati yang jernih, kita akan mengetahui bahwa sebenarnya sikap “sinis” yang timbul dari sebagian orang yang mengharamkan Maulid Nabi tidak lain hanya didasarakan kepada hawa nafsu belaka.(dari berbagai sumber)
Semoga bermanfaat....
Related Posts:
One Day One HadisYuk Ngaji 📚📖One day one hadis..حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا الْمُحَارِبِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَي… Read More
Ayo Kita Ngaji..... MuludanMAULID DALAM GORESAN PENA ULAMADi dalam Musnadnya, Imam Ahmad menyebutkan sebuah riwayat dari Ibnu Mas’ud (yang diterima melalui perawi-perwai yang te… Read More
RIWAYAT SHOLAWAT ASYGHILKajian IslamBacaan sholawat, atau doa dan pujian yang kita panjatkan kepada Allah untuk Nabi kita, Rasulullah SAW. ada banyak macamnya. Dari yang diaj… Read More
Belajar Membaca Alquran : Tanda-tanda WakafTanda-tanda wakaf– Tanda mim ( مـ ) disebut juga dengan Waqaf Lazim. yaitu berhenti di akhir kalimat sempurna. Wakaf Lazim disebut juga Waka… Read More
10 Wasiat Untuk IstriIstri memegang peranan yang sangat penting dalam istana keluarganya.Maka ia dituntut untuk memahami peranan tersebut lalumengaplikasikannya dalam kehi… Read More
Materi Lama
- Capaian Pembelajaran (CP) Kurikulum Merdeka Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 32 Tahun 2024
- Soal PTS PKn Kelas 11 Semester 1 Tahun 2021
- CP ATP PROMES PROTA KKTP & ALOKASI WAKTU KELAS 9 SMP 2024/2025
- Kaya Akan Nuansa: Mengenal Lagu Wajib Nasional dan Lagu Daerah lewat Kombinasi Birama yang Menarik
- Ejekan Terbantahkan: Membongkar Narasi tentang IQ Bangsa Indonesia dan Tantangan Menuju Kemajuan
- Olahraga sebagai Sarana Memperkuat Rasa Kebangsaan: Mengangkat Bendera Merah Putih dengan Bangga
- Perundingan Bersejarah: Menggambarkan Perjuangan Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan
- CP ATP PROMES PROTA KKTP & ALOKASI WAKTU KELAS 7 SMP 2024/2025
- Latihan Soal PTS PKN Kelas 9 Semester 1 Tahun 2021/2022
- Soal PTS Ganjil PKN Kelas 8 Tahun 2021
- Jangan Katakan Bahasa Indonesia Sama dengan Bahasa Melayu Meskipun Bahasa Indonesia Asalnya dari Bahasa Melayu
- PERANGKAT AJAR PPKn SMP BISA LANGSUNG EDIT
- LAMPIRAN BERKAS PENILAIAN KINERJA PADA PMM
- Soal PTS Ganjil 2021 PKN Kelas 12 Kurikulum 2013
- Mengoptimalkan Pembelajaran PPKn dengan Kecerdasan Buatan: Mengungkap Potensi Baru dalam Dunia Pendidikan
- Kumpulan Modul Pembelajaran PPKN SMA MA Kelas 10 11 12 Edisi 2020/2021
- Download Kumpulan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Untuk Semua Jenjang 2024
- Mengubah Pola Pikir Bangsa: Revolusi Mental Menuju Indonesia yang Bersih
- Modul Ajar Kurikulum Merdeka SMP Terbaru 2024
- Mengatasi Inferiority Complex: Mengapa Kita Tak Perlu Merasa Lebih Rendah dari Siapapun
- Mengenal Bahasa Indonesia: Jejak Sejarah dan Makna dalam Kehidupan Kita
- Peristiwa Penculikan Bung Karno di Rengasdengklok dan Pengaruhnya pada Perjalanan Sejarah Indonesia
- Nusantara: Bhinneka Tunggal Ika dan Kekayaan Keberagaman Indonesia
- SEJARAH PERUMUSAN UUD NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945
- Timeline Perjalanan Sejarah Indonesia: Dari Kedatangan Bangsa Eropa hingga Kembalinya Irian (Papua Barat) ke Pangkuan Tanah Air
- CP ATP PROMES PROTA KKTP & ALOKASI WAKTU KELAS 8 SMP 2024/2025
- Bukti Dukung Pengelolaan Penilaian E Kinerja pada PMM
- Kumpulan Kisi-kisi, Materi, Soal Tes Seleksi Kompetensi CPNS PPPK 2021-2022
- Menyingkirkan Rasa Rendah Diri di Hadapan Bangsa Asing: Meningkatkan Rasa Percaya Diri di Panggung Dunia
- Inspirasi Nasionalisme dari Prabuguru Darmasiksa dan Pesannya dalam Naskah Amanat Galunggung
- Soal dan Kunci Jawaban PAT/UKK PPKn SMP Kelas 8 Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2021/2022
- Buku Guru dan Buku Siswa Kurikulum Merdeka SMP Kelas 9 Semua Mapel
- Daftar Hari-Hari Penting Nasional dan Internasional di Indonesia
- LINK MODUL AJAR FASE D 2024 SESUAI CP TERBARU
- Game Memori PPKn: Carilah Pasangan Gambar/ Foto Pahlawan Indonesia Yang Tepat!
- MAKNA DAN ARTI KEBANGKITAN NASIONAL 1908 DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONSIA
- Materi Pembelajaran PowerPoint (PPT) PKN SMA Kelas 10 11 12 K13
- Mengungkap Asal Usul Kata "Nusantara": Jejak Sejarah di Balik Nama Kepulauan Indonesia
- PEMERINTAHAN
- Tebak-Tebakan Lucu
- Buku Guru dan Buku Siswa Kurikulum Merdeka SMP Kelas 8 Semua Mapel
- Materi dan Jadwal MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) 2024
- Lirik dan Chord Lagu Wajib Nasional Hari Merdeka Ciptaan Husein Mutahar
- Bhinneka Tunggal Ika: Menghargai Keberagaman dalam Persatuan dalam Konteks Indonesia
- MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA FASE D
- NILAI DAN SEMANGAT SUMPAH PEMUDA TAHUN 1928 DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA
- Menghargai Akar Budaya: Sejarah Rendang, Batik, dan Keris sebagai Warisan Indonesia
- Menghargai Bahasa: Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, dan Bahasa Asing
- LINK DOWNLOAD KUMPULAN MATERI REFERENSI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA
- MODUL PEMBELAJARAN PJJ SMP MTS SEMESTER GANJIL DAN GENAP TAHUN 2020/2021
Postingan Populer
-
Sistem Pemerintahan Indonesia Saat Ini 2004-2014. Setelah MPR mengesahkan amandemen ketiga dan keempat UUD 1945, sistem pemerintahan Indone...
-
Perkembangan Kurikulum di Indonesia - Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta ...
-
Tahukah kamu Nama sangga Pramuka Penegak? Nama Sangga yang dipakai Pramuka Penegak adalah Perintis, Pencoba, Pendobrak, Penegas, dan Pelaks...
-
Kebutuhan Peserta Didik selalu dilakukan oleh setiap guru dengan cara apapun semuanya dilakukan untuk kebaikan siswa, namun juga kita sebaga...
-
Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Pada Awal Kemerdekaan, Masa Orde Baru Dan Jaman Reformasi Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan...
-
pkn4all.blogspot.com _ Dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia terdapat dua cara yang dapat menghubungkan antara pemerintah pusat da...
-
Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenja...
-
Gagasan tentang dasar negara tersebut disampaikan oleh Mr. Mohammad Yamin, Ir Soekarno dan Dr. Soepomo. Sidangnya yang pertama, dilaksanakan...
-
B angsa Indonesia dikenal sebagai bangsa majemuk, ditandai dengan banyaknya etnis, suku, agama, budaya, dan kebiasaan di dalamnya. Di sisi l...
-
pkn4all.blogspot.com _ Kali ini admin akan bagikan kepada kalian rangkuman materi Ancaman Terhadap Negara dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ik...
0 comments:
Posting Komentar